Kuningan – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuningan terus memperluas langkah internasionalisasinya. Kali ini, kampus yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Ulum Indonesia tersebut melakukan kegiatan benchmarking ke Kookmin University di Seoul, Korea Selatan.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Darul Ulum Indonesia Dr. H. Taufik Ridwan, M.Hum., bersama Ketua STAI Kuningan Dr. Dedy Setiawan, M.E., dan Wakil Ketua I STAI Kuningan Siti Komara, M.M. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menegaskan komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan mutu akademik.
Benchmarking dilakukan untuk mempelajari berbagai aspek pengelolaan perguruan tinggi, mulai dari sistem manajemen akademik, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan global, hingga digitalisasi layanan kampus. Selain itu, delegasi juga menjajaki peluang kerja sama dalam bidang riset, publikasi ilmiah, serta pertukaran mahasiswa dan dosen.
Ketua Yayasan Darul Ulum Indonesia, Dr. H. Taufik Ridwan, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi jangka panjang dalam membangun perguruan tinggi yang adaptif dan berdaya saing internasional. “Kami ingin memastikan STAI Kuningan terus berkembang dan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di era global,” ujarnya.
Baca juga: Perkuat Tridarma, STAI Kuningan Gelar Workshop Model Pengabdian kepada Masyarakat
Sementara itu, Ketua STAI Kuningan Dr. Dedy Setiawan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan proses pembelajaran langsung dari praktik terbaik yang telah diterapkan oleh Kookmin University. Menurutnya, hasil dari benchmarking akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan dalam menyusun program pengembangan kampus ke depan.
Melalui kegiatan ini, STAI Kuningan menunjukkan keseriusannya dalam membangun jejaring global serta menghadirkan sistem pendidikan yang semakin profesional, modern, dan kompetitif. Benchmarking ke Kookmin University diharapkan menjadi langkah awal menuju kolaborasi berkelanjutan antara kedua institusi di masa mendatang.
