STAI Kuningan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kelembagaan dan layanan pendidikan. Salah satu langkah strategis yang sedang ditempuh adalah perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi menjadi Institut Islam Kuningan.
Dalam rangka mendukung proses tersebut, STAI Kuningan telah melaksanakan asesmen lapangan perubahan bentuk menjadi Institut Islam Kuningan yang dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at, 1 Mei 2026, bertempat di gedung utama STAI Kuningan.
Asesmen lapangan ini menghadirkan tim asesor yang terdiri dari Dr. Ahmad Mahfud Arsyad, M.Ag., dan Dr. Ahmad Khanali, M.Si., serta didampingi oleh Suci Indah Novitasari dari Kementerian Agama.
Kegiatan asesmen diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh Dr. Asroi, M.Pd., melalui Zoom Meeting. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa perubahan bentuk menjadi institut akan membawa perubahan kewenangan yang lebih luas dan menuntut institusi untuk bergerak lebih progresif. Beliau juga menekankan pentingnya mengikuti seluruh proses visitasi dengan baik sebagai bagian dari peningkatan mutu kelembagaan.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua STAI Kuningan, Dr. Dedy Setiawan, M.E. Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan profil STAI Kuningan secara menyeluruh, mulai dari perkembangan institusi, program studi, hingga berbagai capaian yang telah diraih. Paparan ini menjadi gambaran kesiapan kampus dalam bertransformasi menjadi institut.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Yayasan Darul Ulum Indonesia, Dr. H. Taufik Ridwan, M.Hum. Beliau menyampaikan dukungan penuh terhadap proses perubahan bentuk STAI Kuningan serta harapan agar kampus ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan proses visitasi oleh tim asesor. Dalam tahap ini, asesor melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aspek, termasuk sarana dan prasarana, dokumen kelembagaan, serta kesiapan akademik dan manajerial. Proses ini juga diisi dengan diskusi antara tim asesor dengan pimpinan serta civitas akademika STAI Kuningan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Civitas akademika STAI Kuningan menunjukkan kesiapan dan komitmen yang kuat dalam mendukung transformasi kelembagaan ini.
Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan STAI Kuningan menuju perubahan bentuk menjadi Institut Islam Kuningan. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan proses ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal.
