{"id":13098,"date":"2025-06-19T10:04:23","date_gmt":"2025-06-19T03:04:23","guid":{"rendered":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/?p=13098"},"modified":"2025-06-19T10:04:24","modified_gmt":"2025-06-19T03:04:24","slug":"panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/","title":{"rendered":"Panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yuk simak panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah<\/strong><\/h2><div id=\"staik-2507846836\" class=\"staik-iklan-aerikel-1 staik-entity-placement\"><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8647231216233225\"\r\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<!-- Iklan Artikel 1 -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-8647231216233225\"\r\n     data-ad-slot=\"4812078944\"\r\n     data-ad-format=\"auto\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam penulisan karya ilmiah, khususnya di bidang studi Islam, agama, atau humaniora, merujuk dan mengutip dari sumber-sumber primer keagamaan seperti Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning adalah suatu keharusan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, format kutipannya memiliki kekhasan tersendiri dan tidak selalu mengikuti gaya referensi umum seperti APA atau MLA secara mutlak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini akan memandu Anda tentang cara mengutip sumber-sumber Islam ini secara akurat dan konsisten, dengan mempertimbangkan praktik umum dan fleksibilitas yang sering diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Prinsip_Umum_Mengutip_Sumber_Islam\"><\/span><strong>Prinsip Umum Mengutip Sumber Islam<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><div id=\"staik-3977392923\" class=\"staik-iklan-aerikel-2 staik-entity-placement\"><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8647231216233225\"\r\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<!-- Iklan Artikel 2 -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-8647231216233225\"\r\n     data-ad-slot=\"7664052118\"\r\n     data-ad-format=\"auto\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum masuk ke detail spesifik, ada beberapa prinsip umum yang perlu diingat:<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Konsistensi<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekali Anda memilih format tertentu untuk mengutip jenis sumber ini, patuhi format tersebut di seluruh tulisan Anda.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kejelasan dan Kemudahan Pelacakan<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan utama kutipan adalah agar pembaca dapat dengan mudah menemukan sumber asli yang Anda rujuk. Berikan detail yang cukup.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Transliterasi (Jika Diperlukan)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda menggunakan istilah Arab atau kutipan dalam bahasa Arab, pastikan Anda konsisten dalam transliterasi. Beberapa institusi mungkin memiliki panduan transliterasi sendiri.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"4\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Gaya Referensi Utama<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun ada kekhasan, usahakan untuk mengintegrasikan kutipan sumber Islam ini ke dalam gaya referensi utama yang Anda gunakan (misalnya, jika Anda pakai APA, kutipan Al-Qur&#8217;an dan Hadis tetap ada di daftar pustaka sesuai format khusus).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Cara Mengutip dari Al-Qur&#8217;an<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengutip Al-Qur&#8217;an relatif standar dan langsung. Anda tidak memerlukan entri khusus di daftar pustaka untuk Al-Qur&#8217;an itu sendiri karena teksnya dianggap universal dan statis. Yang penting adalah menyebutkan <strong>nama surah dan nomor ayat<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Format Umum:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sebutkan nama surah (ditulis dengan huruf kapital awal, atau kadang dimiringkan).<\/li>\n\n\n\n<li>Sebutkan nomor ayat.<\/li>\n\n\n\n<li>Anda bisa menambahkan nama terjemahan dan\/atau penerbit terjemahan jika ingin menunjukkan versi terjemahan spesifik yang Anda gunakan, terutama jika ada perbedaan signifikan antarterjemahan yang relevan dengan argumen Anda.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Contoh dalam Teks:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>&#8220;Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan&#8221; (QS. Al-Insyirah [94]: 6).<\/li>\n\n\n\n<li>Allah SWT berfirman: &#8220;&#8230;Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat<sup>1<\/sup> dosa dan pelanggaran&#8230;&#8221; (QS. Al-Ma&#8217;idah [5]:<sup>2<\/sup> 2).<\/li>\n\n\n\n<li>(QS. Ali &#8216;Imran [3]: 104)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Catatan:<\/strong> Jika Anda mengutip tafsir Al-Qur&#8217;an (misalnya Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Mishbah), maka Anda mengutip buku tafsirnya, bukan Al-Qur&#8217;annya langsung. Buku tafsir tersebutlah yang akan masuk ke daftar pustaka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Cara_Mengutip_dari_Hadis\"><\/span><strong>2. Cara Mengutip dari Hadis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengutip Hadis memerlukan sedikit lebih banyak detail karena ada banyak koleksi Hadis yang berbeda dengan derajat keotentikan yang bervariasi. Penting untuk menunjukkan <strong>kitab Hadis<\/strong> dan <strong>nomor Hadis<\/strong> (atau nomor bab\/jilid\/halaman jika tidak ada nomor Hadis yang jelas).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Format Umum:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sebutkan perawi Hadis (jika relevan atau Hadisnya sangat terkenal).<\/li>\n\n\n\n<li>Sebutkan intisari Hadis atau kutipan langsung.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebutkan nama kitab Hadis (misalnya, Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Tirmidzi, Musnad Ahmad, dll.).<\/li>\n\n\n\n<li>Sebutkan nomor Hadis. Jika tidak ada nomor Hadis yang standar, gunakan nomor bab, jilid, atau halaman dari edisi tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Contoh dalam Teks:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nabi Muhammad SAW bersabda: &#8220;Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya&#8230;&#8221; (HR. Bukhari, No. 1).<\/li>\n\n\n\n<li>&#8220;&#8230;Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.&#8221; (HR. Muslim, No. 2699).<\/li>\n\n\n\n<li>(HR. Abu Dawud, No. 4946)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Entri di Daftar Pustaka (jika menggunakan terjemahan atau edisi tertentu):<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda menggunakan edisi tertentu dari kitab Hadis (misalnya, terjemahan ke bahasa Indonesia dengan komentar) yang mungkin tidak universal, Anda bisa memasukkannya ke daftar pustaka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Contoh (Gaya Fleksibel, mirip APA\/Chicago):<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Bukhari, Muhammad bin Ismail al-.<\/strong> (tt). <em>Sahih Bukhari<\/em> (Terjemahan oleh Muhammad Muhsin Khan). Darussalam Publishers.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Muslim, Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi.<\/strong> (2007). <em>Sahih Muslim<\/em> (Jilid 1-4). (Terjemahan oleh H. Salim Bahreisy). Bandung: CV. Diponegoro.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Catatan:<\/strong> &#8220;tt&#8221; berarti &#8220;tanpa tahun&#8221; jika tidak ada tanggal publikasi yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Cara_Mengutip_dari_Kitab_Kuning\"><\/span><strong>3. Cara Mengutip dari Kitab Kuning<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kitab Kuning adalah karya-karya klasik dalam tradisi Islam yang ditulis oleh para ulama terdahulu, meliputi berbagai bidang ilmu seperti fikih, akidah, tasawuf, tafsir, hadis, sejarah, dll. Mengutip Kitab Kuning memerlukan detail yang cukup karena edisinya bisa sangat bervariasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Format Umum dalam Teks:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat mengutip Kitab Kuning, Anda perlu memberikan detail yang cukup agar pembaca bisa menemukan bagian yang sama dalam edisi lain, jika memungkinkan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sebutkan nama penulis\/mushannif.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebutkan judul kitab (dimiringkan).<\/li>\n\n\n\n<li>Sebutkan bab\/fasal\/jilid\/halaman.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Contoh dalam Teks:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Imam Ghazali dalam <em>Ihya&#8217; Ulumiddin<\/em> menjelaskan tentang akhlak (Jilid 3, hlm. 78).<\/li>\n\n\n\n<li>Menurut Imam Syafi&#8217;i dalam <em>Al-Umm<\/em>, (Vol. 1, hlm. 50).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Entri di Daftar Pustaka:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kitab Kuning <strong>wajib<\/strong> masuk ke daftar pustaka. Ini adalah bagian yang paling penting untuk melacak sumbernya. Perlu detail seperti nama penulis, judul kitab, penerbit, tahun terbit, dan kota terbit. Jika menggunakan versi digital (Maktabah Syamilah, dll.), sebutkan versi yang dipakai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Contoh (Gaya Fleksibel, mengikuti kaidah bibliografi):<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Al-Ghazali, Abu Hamid Muhammad bin Muhammad.<\/strong> (tt). <em>Ihya\u2019 Ulumiddin<\/em>. Beirut: Dar al-Ma\u2019rifah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Al-Nawawi, Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf.<\/strong> (1995). <em>Al-Majmu\u2019 Syarh al-Muhadzdzab<\/em> (Jilid 1-20). Kairo: Dar al-Fikr.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Ibnu Taimiyyah, Ahmad bin Abdul Halim.<\/strong> (1416 H). <em>Majmu\u2019 al-Fatawa<\/em>. Riyadh: Dar \u2018Alam al-Kutub.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail.<\/strong> (tt). <em>Sahih al-Bukhari<\/em>. Beirut: Dar al-Fikr. (Jika Anda merujuk pada edisi bahasa Arab asli dari Sahih Bukhari sebagai Kitab Kuning, bukan terjemahannya).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Catatan_Penting\"><\/span><strong>Catatan Penting:<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tahun Penerbitan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika tahunnya Hijriah, cantumkan Hijriahnya (misalnya, 1416 H). Jika tidak ada tahun, gunakan &#8220;tt&#8221; (tanpa tahun).<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Penerbit dan Kota<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seringkali Kitab Kuning dicetak ulang oleh banyak penerbit. Cantumkan penerbit dan kota dari edisi yang Anda gunakan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Maktabah Syamilah<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda menggunakan <em>Maktabah Syamilah<\/em> atau <em>software<\/em> serupa, sebutkan nama penulis, judul kitab, dan versi <em>software<\/em> yang digunakan. Misalnya: Al-Nawawi, Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf. <em>Riyadhus Shalihin<\/em>. [Versi Maktabah Syamilah].<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Gaya Spesifik Kampus<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa universitas Islam di Indonesia memiliki gaya sitasi khusus untuk Kitab Kuning. Selalu cek panduan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fleksibilitas_dan_Penyesuaian\"><\/span><strong>Fleksibilitas dan Penyesuaian<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena sifat sumber-sumber ini yang berbeda dari publikasi modern, penting untuk memiliki fleksibilitas. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika gaya referensi utama Anda (misalnya APA) tidak memiliki aturan eksplisit untuk Hadis atau Kitab Kuning, <strong>modifikasilah format yang ada secara logis dan konsisten<\/strong> untuk memastikan semua informasi penting tercantum dan sumber mudah dilacak. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa membuat sub-judul khusus di daftar pustaka untuk &#8220;Sumber Hadis&#8221; atau &#8220;Kitab Kuning&#8221; jika itu membuat daftar Anda lebih rapi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan mengikuti panduan ini, Anda akan dapat mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning secara akurat dan konsisten, memperkaya karya ilmiah Anda dengan referensi primer yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-media-text is-stacked-on-mobile\" style=\"grid-template-columns:20% auto\"><figure class=\"wp-block-media-text__media\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"717\" src=\"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8196399-1024x717.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-13090 size-full\" srcset=\"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8196399-1024x717.jpg 1024w, https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8196399-300x210.jpg 300w, https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8196399-768x538.jpg 768w, https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8196399-1536x1075.jpg 1536w, https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8196399-2048x1434.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><div class=\"wp-block-media-text__content\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-menulis-kutipan-yang-benar-apa-mla-chicago-dan-lainnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Panduan Menulis Kutipan yang Benar (APA, MLA, Chicago, dan Lainnya)<\/a><\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ Singkat: Mengutip Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Bagaimana cara mengutip ayat Al-Qur&#8217;an yang benar?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cukup sebutkan <strong>nama surah<\/strong> dan <strong>nomor ayat<\/strong>. Contoh: (QS. Al-Baqarah [2]: 183). Kamu tidak perlu mencantumkan Al-Qur&#8217;an dalam daftar pustaka karena teksnya universal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Apa_saja_yang_perlu_dicantumkan_saat_mengutip_Hadis\"><\/span>2. Apa saja yang perlu dicantumkan saat mengutip Hadis?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat mengutip Hadis, sertakan <strong>perawi Hadis<\/strong> (jika relevan), <strong>nama kitab Hadis<\/strong> (misalnya, Shahih Bukhari), dan <strong>nomor Hadis<\/strong> (atau nomor bab\/jilid\/halaman). Contoh: (HR. Bukhari, No. 1). Jika pakai terjemahan spesifik, masukkan ke daftar pustaka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Bagaimana_format_kutipan_untuk_Kitab_Kuning\"><\/span>3. Bagaimana format kutipan untuk Kitab Kuning?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di dalam teks, sebutkan <strong>nama penulis<\/strong>, <strong>judul kitab<\/strong> (dimiringkan), serta <strong>jilid dan halaman<\/strong>. Contoh: (Al-Ghazali, <em>Ihya&#8217; Ulumiddin<\/em>, Jilid 3, hlm. 78). Kitab Kuning <strong>wajib masuk daftar pustaka<\/strong> dengan detail lengkap edisinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Perlukah_Kitab_Kuning_dan_Hadis_masuk_daftar_pustaka\"><\/span>4. Perlukah Kitab Kuning dan Hadis masuk daftar pustaka?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ya, wajib!<\/strong> Terutama jika kamu menggunakan edisi spesifik atau terjemahan. Ini penting untuk menunjukkan sumber yang kamu gunakan dan membantu pembaca melacaknya. Formatnya akan sedikit fleksibel, sesuaikan dengan gaya referensi utamamu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Apa_tips_utama_agar_kutipan_dari_sumber-sumber_ini_konsisten\"><\/span>5. Apa tips utama agar kutipan dari sumber-sumber ini konsisten?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pilih satu <strong>format yang jelas<\/strong> untuk setiap jenis sumber (Al-Qur&#8217;an, Hadis, Kitab Kuning) dan <strong>patuhi format itu secara konsisten<\/strong> di seluruh tulisanmu. Selalu pastikan <strong>informasinya lengkap<\/strong> agar pembaca bisa melacak sumber aslinya dengan mudah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk simak panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah berikut ini: Panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah Dalam penulisan karya ilmiah, &#8230; <a title=\"Panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13100,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[82],"tags":[],"class_list":["post-13098","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Panduan Mengutip dari Al-Qur&#039;an, Hadis, dan Kitab Kuning - STAI Kuningan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk simak panduan Mengutip dari Al-Qur&#039;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah berikut ini, semoga bermanfaat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Panduan Mengutip dari Al-Qur&#039;an, Hadis, dan Kitab Kuning - STAI Kuningan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk simak panduan Mengutip dari Al-Qur&#039;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah berikut ini, semoga bermanfaat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"STAI Kuningan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-19T03:04:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-19T03:04:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8202579-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1792\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin STAIKU\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin STAIKU\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin STAIKU\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/61c290b8d98e7ce23984368699a679e3\"},\"headline\":\"Panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah\",\"datePublished\":\"2025-06-19T03:04:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-19T03:04:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/\"},\"wordCount\":1219,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/8202579-scaled.jpg\",\"articleSection\":[\"Pendidikan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/\",\"name\":\"Panduan Mengutip dari Al-Qur'an, Hadis, dan Kitab Kuning - STAI Kuningan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/8202579-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-19T03:04:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-19T03:04:24+00:00\",\"description\":\"Yuk simak panduan Mengutip dari Al-Qur'an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah berikut ini, semoga bermanfaat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/8202579-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/8202579-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1792},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"STAI Kuningan\",\"description\":\"Transformation Collage\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"STAI Kuningan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/cropped-cropped-cropped-Logo-STAIKU.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/cropped-cropped-cropped-Logo-STAIKU.png\",\"width\":1074,\"height\":214,\"caption\":\"STAI Kuningan\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/61c290b8d98e7ce23984368699a679e3\",\"name\":\"Admin STAIKU\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd5bcf5139a627c8e0bfdc7e28dc891915acc279fe2011fc6902be27a069d46a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd5bcf5139a627c8e0bfdc7e28dc891915acc279fe2011fc6902be27a069d46a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd5bcf5139a627c8e0bfdc7e28dc891915acc279fe2011fc6902be27a069d46a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin STAIKU\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/staiku.ac.id\\\/blog\\\/author\\\/admin1\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Panduan Mengutip dari Al-Qur'an, Hadis, dan Kitab Kuning - STAI Kuningan","description":"Yuk simak panduan Mengutip dari Al-Qur'an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah berikut ini, semoga bermanfaat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Panduan Mengutip dari Al-Qur'an, Hadis, dan Kitab Kuning - STAI Kuningan","og_description":"Yuk simak panduan Mengutip dari Al-Qur'an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah berikut ini, semoga bermanfaat.","og_url":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/","og_site_name":"STAI Kuningan","article_published_time":"2025-06-19T03:04:23+00:00","article_modified_time":"2025-06-19T03:04:24+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1792,"url":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8202579-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin STAIKU","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin STAIKU","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/"},"author":{"name":"Admin STAIKU","@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/61c290b8d98e7ce23984368699a679e3"},"headline":"Panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah","datePublished":"2025-06-19T03:04:23+00:00","dateModified":"2025-06-19T03:04:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/"},"wordCount":1219,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8202579-scaled.jpg","articleSection":["Pendidikan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/","url":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/","name":"Panduan Mengutip dari Al-Qur'an, Hadis, dan Kitab Kuning - STAI Kuningan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8202579-scaled.jpg","datePublished":"2025-06-19T03:04:23+00:00","dateModified":"2025-06-19T03:04:24+00:00","description":"Yuk simak panduan Mengutip dari Al-Qur'an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah berikut ini, semoga bermanfaat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/#primaryimage","url":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8202579-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/8202579-scaled.jpg","width":2560,"height":1792},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/panduan-mengutip-dari-al-quran-hadis-dan-kitab-kuning-dalam-penulisan-ilmiah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Panduan Mengutip dari Al-Qur&#8217;an, Hadis, dan Kitab Kuning dalam Penulisan Ilmiah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/","name":"STAI Kuningan","description":"Transformation Collage","publisher":{"@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/#organization","name":"STAI Kuningan","url":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/cropped-cropped-cropped-Logo-STAIKU.png","contentUrl":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/cropped-cropped-cropped-Logo-STAIKU.png","width":1074,"height":214,"caption":"STAI Kuningan"},"image":{"@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/61c290b8d98e7ce23984368699a679e3","name":"Admin STAIKU","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd5bcf5139a627c8e0bfdc7e28dc891915acc279fe2011fc6902be27a069d46a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd5bcf5139a627c8e0bfdc7e28dc891915acc279fe2011fc6902be27a069d46a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd5bcf5139a627c8e0bfdc7e28dc891915acc279fe2011fc6902be27a069d46a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin STAIKU"},"sameAs":["https:\/\/staiku.ac.id"],"url":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/author\/admin1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13098","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13098"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13098\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13101,"href":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13098\/revisions\/13101"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13100"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13098"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13098"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staiku.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13098"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}