STAI Kuningan Gelar Webinar Nasional Urgensi Pendidikan Karakter Islam di Era Post Modern

Dalam rangka memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah perubahan zaman, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuningan menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Urgensi Pendidikan Karakter Islam di Era Post Modern: Kupas Tuntas Pembentukan Karakter Islami di Era Post Modern”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 12 November 2025, pukul 09.00 WIB, secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Webinar nasional ini didukung oleh Literasiku–Riset Solution, sebagai mitra yang bergerak di bidang literasi akademik dan pengembangan riset. Dukungan ini menjadi bentuk kolaborasi dalam memperkuat budaya akademik serta pengembangan pendidikan karakter di lingkungan perguruan tinggi.

Webinar nasional ini diikuti oleh mahasiswa STAI Kuningan serta peserta dari kalangan umum. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu pendidikan karakter Islam masih sangat relevan, khususnya dalam menghadapi tantangan era post modern yang penuh dinamika.

Pendidikan Karakter Islam di Tengah Tantangan Era Post Modern

Era post modern ditandai dengan perkembangan teknologi yang pesat, perubahan pola pikir masyarakat, serta tantangan moral yang semakin kompleks. Kondisi ini menuntut dunia pendidikan, khususnya pendidikan Islam, untuk tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

Melalui webinar nasional ini, STAI Kuningan berupaya menghadirkan ruang diskusi ilmiah untuk membahas urgensi pendidikan karakter Islam sebagai pondasi dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri keislaman.

Hadirkan Praktisi dan Akademisi Pendidikan Islam

Urgensi Pendidikan Karakter dalam Perspektif Praktisi

Pemateri pertama dalam webinar ini adalah Nakhma’ussolikha, M.Pd., CH., Dosen Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon sekaligus Praktisi Pendidikan. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa pendidikan karakter Islam memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian peserta didik yang seimbang antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.

Menurutnya, pendidikan karakter Islam harus mampu menjawab tantangan era post modern yang sering kali mengaburkan nilai moral dan etika. Oleh karena itu, nilai-nilai Islam perlu diintegrasikan secara konsisten dalam proses pembelajaran.

Peran Pendidik dalam Membentuk Karakter Islami

Pemateri kedua adalah Siti Nurjanah, M.Pd., Dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Kuningan, Praktisi Pendidikan, serta Mahasiswa Program Doktor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dalam paparannya, beliau membahas peran pendidik sebagai teladan utama dalam pembentukan karakter Islami.

Siti Nurjanah menekankan bahwa pendidikan karakter tidak cukup disampaikan melalui teori, tetapi harus diwujudkan melalui keteladanan, pembiasaan, dan lingkungan pendidikan yang kondusif. Pendidik memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan akhlak mulia kepada peserta didik.

Pembentukan Karakter Islami di Era Digital

Salah satu poin penting yang dibahas dalam webinar ini adalah bagaimana membentuk karakter Islami di tengah derasnya arus digitalisasi dan globalisasi. Media sosial, informasi instan, serta budaya populer menjadi tantangan tersendiri dalam proses pendidikan karakter.

Para pemateri sepakat bahwa pendidikan karakter Islam harus adaptif tanpa kehilangan esensi nilai-nilai ajaran Islam. Pendekatan yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan peserta didik menjadi kunci keberhasilan pendidikan karakter di era post modern.

Webinar nasional ini dipandu oleh Mufti Urip, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Semester 1 STAI Kuningan, yang bertindak sebagai moderator. Dengan pembawaan yang tenang dan komunikatif, moderator berhasil mengarahkan diskusi agar berjalan sistematis dan mudah dipahami oleh peserta.

Baca juga: STAI Kuningan Laksanakan Bedah Kurikulum Prodi Pendidikan Agama Islam

Webinar ini diikuti oleh mahasiswa STAI Kuningan serta peserta dari berbagai daerah, dengan jumlah peserta yang cukup banyak. Antusiasme terlihat dari sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif.

Peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi pendidikan karakter Islam, peran keluarga dan pendidik, serta strategi menghadapi tantangan moral di era post modern. Para pemateri memberikan jawaban yang komprehensif dan aplikatif.

Penutup

Melalui Webinar Nasional “Urgensi Pendidikan Karakter Islam di Era Post Modern”, STAI Kuningan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam.

Diharapkan, kegiatan ini mampu memberikan wawasan dan inspirasi bagi mahasiswa serta masyarakat umum untuk terus mengembangkan pendidikan karakter Islami yang relevan dengan tantangan zaman, demi terwujudnya generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan berdaya saing.

Tinggalkan komentar