STAI Kuningan Jalani MONEV Publikasi Ilmiah, Penelitian, dan Pengabdian oleh Ditjen Pendidikan Islam Kemenag

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuningan telah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Publikasi Ilmiah, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, pada Jum’at, 19 Desember 2025, bertempat di Gedung STAI Kuningan.

Kegiatan MONEV ini merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dalam memastikan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi berjalan secara optimal, khususnya pada bidang publikasi ilmiah, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.

Evaluasi Kinerja Akademik Perguruan Tinggi

Monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk menilai sejauh mana capaian kinerja STAI Kuningan dalam mengembangkan budaya akademik, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen, serta pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata.

Tim dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melakukan peninjauan terhadap berbagai dokumen pendukung, laporan kegiatan, serta capaian luaran yang telah dihasilkan oleh dosen dan institusi. Proses evaluasi berlangsung secara sistematis dan konstruktif, dengan fokus pada peningkatan mutu dan keberlanjutan program.

Komitmen STAI Kuningan dalam Penguatan Tridharma

Melalui kegiatan MONEV ini, STAI Kuningan menegaskan komitmennya dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan pengajaran, tetapi juga dalam pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Publikasi ilmiah menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja perguruan tinggi. Oleh karena itu, STAI Kuningan terus mendorong dosen untuk aktif melakukan penelitian dan mempublikasikan hasilnya pada jurnal ilmiah bereputasi, baik nasional maupun internasional.

Selain itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga diarahkan agar memiliki dampak langsung dan berkelanjutan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta relevan dengan keilmuan yang dimiliki oleh dosen.

Proses MONEV Berjalan Kondusif

Pelaksanaan kegiatan MONEV di Gedung STAI Kuningan berlangsung dengan tertib dan kondusif. Pihak STAI Kuningan menyambut baik kehadiran tim dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam sebagai bentuk pendampingan dan pembinaan terhadap pengelolaan akademik institusi.

Diskusi yang berlangsung selama kegiatan MONEV menjadi ruang evaluasi sekaligus refleksi bagi STAI Kuningan untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan di bidang penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dorongan Peningkatan Kualitas dan Daya Saing

Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam memberikan masukan dan arahan strategis terkait penguatan tata kelola penelitian, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, serta optimalisasi program pengabdian kepada masyarakat.

MONEV ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi STAI Kuningan untuk terus meningkatkan daya saing institusi, memperkuat jejaring akademik, serta menghasilkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat bagi pengembangan keilmuan dan masyarakat luas.

Langkah Berkelanjutan ke Depan

STAI Kuningan berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi ini dengan berbagai langkah strategis, termasuk peningkatan kapasitas dosen dalam penulisan karya ilmiah, penguatan pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan program yang lebih inovatif dan berorientasi pada kebutuhan zaman.

Kegiatan MONEV ini menjadi bagian penting dalam upaya STAI Kuningan untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

Penutup

Dengan terselenggaranya kegiatan Monitoring dan Evaluasi Publikasi Ilmiah, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, STAI Kuningan kembali menunjukkan keseriusannya dalam menjaga mutu akademik dan tata kelola tridharma perguruan tinggi.

Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan institusi dan menjadi pijakan untuk peningkatan kualitas pendidikan tinggi Islam di masa mendatang.

Tinggalkan komentar