Kuningan, 11 April 2026 – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuningan melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan dalam rangka pembukaan Program Studi Magister Manajemen Bisnis Syariah (MBS) pada hari Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini bertempat di Gedung Utama STAI Kuningan dan dilaksanakan secara hybrid melalui platform Zoom Meeting.
Kegiatan asesmen lapangan ini merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses pengajuan pembukaan program studi baru, yang bertujuan untuk menilai kesiapan institusi dari berbagai aspek, baik akademik, kelembagaan, maupun sarana dan prasarana.
Baca juga: STAI Kuningan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Kuningan Resmi Jalin Kerja Sama Strategis
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, di antaranya Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A yang hadir secara daring, Subdirektorat Pengembangan Akademik Diktis Devi, serta tim asesor yang terdiri dari Prof. Deni Yusup sebagai Asesor 1 yang hadir secara langsung dan Prof. Helmi Haris sebagai Asesor 2 yang mengikuti secara daring.
Turut hadir pula Ketua Yayasan Darul Ulum Indonesia, Dr. Dr. Taufik Ridwan, M.Hum, beserta jajaran pimpinan dan seluruh civitas akademika STAI Kuningan.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Darul Ulum Indonesia menyampaikan komitmen dan harapan besar terhadap pembukaan Program Magister Manajemen Bisnis Syariah sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Kabupaten Kuningan. Program ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia unggul yang kompeten di bidang manajemen dan bisnis berbasis syariah.
Sementara itu, Asesor 1, Prof. Deni Yusup, menyampaikan bahwa hasil dari asesmen lapangan ini akan dituangkan dalam laporan resmi yang selanjutnya disampaikan kepada Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam. Ia menekankan pentingnya pemenuhan seluruh kriteria sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam arahannya, Direktur PTKI, Prof. Sahiron, menyampaikan bahwa usulan pembukaan Program Studi Magister Manajemen Bisnis Syariah dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya oleh tim asesor. Beliau juga mengingatkan bahwa apabila masih terdapat kekurangan dalam dokumen maupun persyaratan administratif, maka perlu segera dilakukan perbaikan dan penyempurnaan oleh pihak institusi.
Baca juga: Resmi Dibuka! Ini Pesan Penting Ketua STAI Kuningan untuk Mahasiswa PLP & Magang 2026
Setelah rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan asesmen lapangan yang meliputi verifikasi dokumen, peninjauan kesiapan institusi, serta diskusi bersama pihak pengelola program studi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, STAI Kuningan berharap proses pembukaan Program Studi Magister Manajemen Bisnis Syariah dapat berjalan dengan lancar dan memperoleh hasil yang optimal, sehingga mampu berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam serta menjawab kebutuhan masyarakat di bidang ekonomi dan bisnis syariah.